Search

Khotbah-Khotbah

Pokok 3: Injil air dan Roh

[3-3] Yesus Kristus Datang melalui Air, Darah, dan Roh (1 Yohanes 5:1-12)

Yesus Kristus Datang melalui Air, Darah, dan Roh
 
💡Khotbah ini diambil dari Bab 6 buku Pendeta Paul C. Jong, Volume 1: SUDAHKAH ANDA BENAR-BENAR DILAHIRKAN KEMBALI DARI AIR DAN ROH? [Edisi Revisi Baru]
 
 
 
 
 
1 Yohanes 5:1-12

1 "Setiap orang yang percaya bahwa Yesus adalah Kristus, lahir dari Yahweh; dan setiap orang yang mengasihi Dia yang melahirkan, juga mengasihi dia yang lahir dari-Nya.

2 Dengan ini kita tahu bahwa kita mengasihi anak-anak Yahweh, yaitu apabila kita mengasihi Yahweh dan menuruti perintah-perintah-Nya.

3 Sebab inilah kasih kepada Yahweh, yaitu bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya; dan perintah-perintah-Nya tidak berat.

4 Sebab semua yang lahir dari Yahweh mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang telah mengalahkan dunia: iman kita.

5 Siapakah yang mengalahkan dunia kalau bukan dia yang percaya bahwa Yesus adalah Anak Yahweh?

6 (Inilah Dia yang datang dengan air dan darah, yaitu Yesus Kristus; bukan hanya dengan air, tetapi dengan air dan dengan darah. Dan Roh yang memberi kesaksian, karena Roh adalah kebenaran.

7-8 Sebab ada tiga yang memberi kesaksian: Roh, dan air, dan darah; dan ketiganya itu sehati. —ASV)

9 Jika kita menerima kesaksian manusia, kesaksian Yahweh lebih besar; sebab inilah kesaksian Yahweh yang telah Dia nyatakan tentang Anak-Nya.

10 Barangsiapa percaya kepada Anak Yahweh, ia memiliki kesaksian itu dalam dirinya sendiri; barangsiapa tidak percaya kepada Yahweh, ia telah membuat-Nya menjadi pendusta, karena ia tidak percaya kepada kesaksian yang telah diberikan Yahweh tentang Anak-Nya.

11 Dan inilah kesaksiannya: bahwa Yahweh telah memberikan kepada kita hidup yang kekal, dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya.

12 Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak Yahweh, ia tidak memiliki hidup."

 
 

Dengan apa Yesus datang?

Air, darah, dan Roh

 
         Apakah Yesus datang dengan air? Ya, Dia datang. Dia datang melalui baptisannya. Air itu adalah baptisan Yesus oleh Yohanes Pembaptis di Sungai Yordan. Itu adalah baptisan penebusan dengan mana Dia mengambil semua dosa dunia.

         Apakah Yesus datang dengan darah? Ya, Dia datang. Dia datang dalam daging manusia dan dibaptiskan untuk mengambil semua dosa dunia, kemudian membayar upah dosa dengan menumpahkan darah di Salib. Yesus datang dengan darah.

         Apakah Yesus datang dengan Roh? Ya, Dia datang. Yesus adalah Tuhan, tetapi Dia datang sebagai Roh dalam daging untuk menjadi Juruselamat orang-orang berdosa.

         Banyak orang tidak percaya bahwa Yesus datang melalui air, darah, dan Roh. Hanya sedikit yang percaya bahwa Yesus sungguh adalah Raja segala raja, Tuhan dari segala tuhan. Mayoritas orang masih ragu, 'Apakah Yesus sungguh Anak Yahweh atau Anak Manusia?' Dan banyak orang, termasuk para teolog dan pendeta, percaya kepada Yesus sebagai seorang manusia daripada sebagai Tuhan, Juruselamat, dan Pribadi yang mutlak.

         Tetapi Yahweh mengatakan bahwa siapa saja yang percaya bahwa Yesus adalah Raja di atas segala raja, Tuhan yang benar, dan Juruselamat yang benar akan diperanakkan dari-Nya. Mereka yang mengasihi Yahweh mengasihi Yesus, dan mereka yang sungguh percaya kepada Yahweh mengasihi Yesus dengan cara yang sama.

         Manusia tidak dapat mengalahkan dunia. Rasul Yohanes mengatakan kepada kita bahwa hanya orang Kristen yang sejati dapat mengalahkan dunia. Alasan mengapa orang beriman dapat mengalahkan dunia adalah karena mereka memiliki iman di dalam air, darah, dan Roh Yesus. Kuasa untuk mengalahkan dunia tidak dapat muncul dari kehendak, usaha, atau semangat manusia.

         "Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan bahasa manusia dan malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku menjadi seperti gong yang bergaung atau ceracap yang gemerincing. Dan sekalipun aku mempunyai karunia bernubuat, dan mengetahui segala rahasia dan segala pengetahuan, dan sekalipun aku mempunyai iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna. Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku untuk memberi makan orang miskin, dan sekalipun aku menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku" (1 Korintus 13:1-3). 'Kasih' yang dimaksud di sini adalah Tuhan Yesus Kristus, yang datang melalui air, darah, dan Roh.
 
 

Hanya Dia yang Percaya kepada Air dan Darah yang Dapat Mengalahkan Dunia

 

Siapakah yang dapat mengalahkan dunia?

Dia yang percaya pada penebusan melalui baptisan Yesus, melalui darah-Nya dan melalui Roh.

 
         Dalam 1 Yohanes 5:5-6, "Siapakah dia yang mengalahkan dunia, kalau bukan dia yang percaya bahwa Yesus adalah Anak Yahweh? Inilah Dia yang telah datang dengan air dan darah, yaitu Yesus Kristus."

         Saudara-saudara seiman, Dia yang mengalahkan dunia, yang mengalahkan Iblis adalah Yesus Kristus. Dia yang percaya pada firman tentang air, darah, dan Roh Yesus akan juga mengalahkan dunia. Bagaimana Yesus mengalahkan dunia? Melalui penebusan air, darah, dan Roh.

         Di dalam Alkitab, 'air' menunjuk kepada 'baptisan Yesus' (1 Petrus 3:21). Yesus datang ke dunia ini dalam daging. Dia datang untuk menyelamatkan orang-orang berdosa di dunia; Dia dibaptiskan untuk mengambil dosa semua orang berdosa di dunia dan Dia mati di Salib untuk menebus dosa-dosa itu.

         Darah di Salib menunjuk pada kenyataan bahwa Dia datang ke dunia ini dalam daging sebagai manusia. Dia datang dalam rupa daging seorang manusia untuk menyelamatkan orang-orang berdosa dan dibaptiskan dengan air. Karena itu, Yesus datang kepada kita dengan air dan darah. Dengan kata lain, Dia mengambil semua dosa dunia dengan air baptisan-Nya dan darah kematian-Nya.

         Bagaimana Iblis menguasai dunia? Iblis membuat manusia meragukan firman TUHAN dan menanamkan benih ketidaktaatan di dalam hati mereka. Dengan kata lain, Iblis menjadikan umat manusia sebagai hamba-hambanya dengan menipu mereka untuk tidak taat pada firman TUHAN.

         Namun, Yesus datang ke dunia ini dan menghapus semua dosa manusia dengan air baptisan-Nya dan darah-Nya di Salib: Dia mengalahkan Iblis dan menghapus semua dosa dunia.

         Hal ini terjadi karena Yesus Kristus adalah Juruselamat orang berdosa. Dia menjadi Juruselamat kita karena Dia datang dengan air dan darah.
 
 

Yesus Menghapus Semua Dosa Dunia dengan Baptisan Penebusan-Nya

 

Apa arti Yesus mengalahkan dunia?

Itu berarti bahwa Dia mengambil semua dosa dunia.

 
         Karena Yesus dibaptiskan untuk mengambil semua dosa dunia dan mati untuk menebusnya, Dia mampu melepaskan kita dari semua dosa. Karena Yesus dibaptiskan di Sungai Yordan oleh Yohanes Pembaptis, wakil dari semua manusia, semua dosa dunia dipindahkan kepada-Nya. Dan Dia memberikan hidup-Nya di Salib untuk upah dosa. Karena Dia mati dan telah bangkit dari kematian, Dia mengalahkan kuasa Iblis. Dia membayar upah dosa dengan kematian-Nya.
 
 

Yesus Datang kepada Orang Berdosa melalui Air Baptisan dan Darah di Salib

 
         Rasul Yohanes berkata bahwa penebusan bukan hanya dari air, tetapi dari air dan dari darah. Karena itu, sebagaimana Yesus harus memikul semua dosa dan menghapus dosa kita untuk selama-lamanya, semua orang berdosa akan diselamatkan dari dosa dengan percaya kepada-Nya, dan setia kepada Firman-Nya.
 

Bagaimana Dia mengalahkan kuasa Iblis?

Melalui baptisan-Nya, darah-Nya dan Roh.

 
         Ketika Yesus turun ke dunia, Dia mengambil semua dosa dunia. Dia mengambil semua dosa kita dengan baptisan-Nya di Sungai Yordan dan membayar upah dosa-dosa itu di Salib; Dia membayar dosa-dosa kita dengan kematian-Nya. Dan nubuat dari hukum yang benar dari Yahweh yang berkata bahwa "upah dosa adalah maut" (Roma 6:23) digenapi.

         Apa yang dimaksud Yesus dengan mengalahkan dunia? Iman yang mengalahkan dunia adalah iman di dalam Injil penebusan, yang mana Yesus membawa kepada kita melalui air dan darah. Dia datang dalam rupa daging dan Dia bersaksi tentang keselamatan dengan baptisan air-Nya dan kematian-Nya di Salib.

         Yesus mengalahkan dunia, yaitu Iblis. Murid-murid pada gereja mula-mula tetap teguh bahkan menghadapi kemartiran tanpa menyerah kepada Kekaisaran Romawi atau kepada segala godaan dunia ini.

         Semua ini adalah hasil dari iman mereka bahwa Yesus datang melalui air (Dia dibaptiskan untuk mengambil semua dosa kita), dan melalui darah-Nya di Salib (Dia membayar upah semua dosa kita dengan kematian-Nya).

         Yesus datang dalam Roh (Dia datang dalam daging manusia), dan Dia mengambil dosa orang-orang berdosa dengan baptisan-Nya dan darah-Nya di Salib supaya semua dari kita yang akan ditebus dapat mengalahkan dunia.
 
 

Ada juga suatu antitipe yang sekarang menyelamatkan kita—Baptisan, melalui Kebangkitan Yesus Kristus <1 Petrus 3:21>

 

Apakah antitipee dari keselamatan itu?

Baptisan Yesus

 
         Dikatakan di 1 Petrus 3:21, "Demikian juga sekarang, baptisan—bukan untuk membersihkan kenajisan daging, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Tuhan—menyelamatkan kamu oleh kebangkitan Yesus Kristus." Rasul Petrus bersaksi bahwa Yesus adalah Juruselamat dan bahwa Ia datang dengan air baptisan dan darah.

         Sebagai hasilnya, kita harus percaya kepada Yesus yang datang melalui air dan darah. Dan kita harus tahu bahwa air dari baptisan Yesus adalah antitipee yang menyelamatkan kita. Rasul Petrus memberitahu kita bahwa 'air' dari baptisan, 'darah,' dan 'Roh' adalah 'faktor mutlak' dalam penebusan.

         Tidak seorang pun dari murid-murid pernah percaya pada darah di Salib tanpa baptisan Yesus. Percaya hanya pada darah berarti memiliki hanya setengah dari iman yang benar. Iman yang setengah atau tidak lengkap akan pudar seiring waktu. Tetapi iman dari mereka yang percaya pada Injil air, darah, dan Roh akan bertambah kuat seiring berjalannya waktu.

         Namun, suara Injil darah saja semakin kuat di dunia akhir-akhir ini. Mengapa hal ini terjadi? Orang-orang tidak mengetahui firman kebenaran, penebusan melalui air dan Roh, sehingga mereka tidak dapat dilahirkan kembali.

         Pada suatu masa, gereja-gereja di Barat menjadi korban takhayul. Mereka tampak seolah-olah makmur untuk sementara waktu, tetapi hamba-hamba Iblis telah membantu mengubah iman menjadi takhayul.

         Takhayul adalah percaya bahwa iblis akan lari jika seseorang menggambar salib di atas selembar kertas atau kayu, dan bahwa Setan akan diusir jika seseorang percaya pada darah Yesus. Melalui kepercayaan-kepercayaan takhayul ini dan yang lain, Setan menipu orang untuk percaya bahwa mereka hanya perlu percaya pada darah Yesus. Setan berpura-pura takut akan darah, sambil berkata bahwa Yesus menumpahkan darah untuk orang-orang berdosa.

         Namun, Petrus dan semua murid lain bersaksi tentang Injil yang benar dari baptisan Yesus dan darah di Salib. Namun, apa yang orang Kristen dewasa ini saksikan? Mereka hanya bersaksi tentang darah Yesus.

         Namun, kita harus percaya pada kata-kata yang tertulis dalam Alkitab dan memiliki iman pada keselamatan oleh Roh, oleh baptisan Yesus, dan oleh darah Jika kita mengabaikan Baptisan Yesus dan hanya bersaksi bahwa Yesus mati di kayu Salib untuk kita, maka keselamatan tidak dapat menjadi sempurna.
 
 

"Firman Kesaksian" untuk Keselamatan dari Yahweh

 

Apa bukti bahwa Tuhan telah menyelamatkan kita?

Air, darah, dan Roh

 
         Dalam 1 Yohanes 5:8, Tuhan berkata, "Sebab ada tiga yang memberi kesaksian." Yang pertama adalah Roh, yang kedua adalah air dari baptisan Yesus, dan yang ketiga adalah darah di Kayu Salib. Ketiga hal ini adalah satu. Yesus datang ke dunia ini untuk menyelamatkan kita semua dari dosa-dosa itu. Dia sendiri melakukannya dengan ketiganya, Baptisan, Darah, dan Roh.

         "Sebab ada tiga yang memberi kesaksian." Ada tiga hal yang membuktikan bahwa Tuhan Yesus Kristus telah menyelamatkan kita. Tiga unsur bukti ini adalah air dari baptisan Yesus, darah, dan Roh. Ketiga hal ini adalah apa yang dilakukan Yesus bagi kita di dunia ini.

         Jika salah satu dari tiga hal ini dihilangkan, maka keselamatan tidak akan lengkap. Ada tiga yang memberi kesaksian: Roh, air, dan darah.

         Yesus Kristus yang datang kepada kita dalam daging adalah TUHAN, Roh, dan Anak. Dia turun ke dunia ini sebagai Roh dalam daging manusia dan dibaptis dalam air untuk mengambil semua dosa dunia. Dan Dia menanggung semua dosa atas tubuh-Nya dan menyelamatkan kita orang-orang berdosa dengan menumpahkan darah-Nya hingga mati di Kayu Salib. Dia membayar lunas semua dosa. Inilah Injil penebusan yang sempurna melalui air, darah, dan Roh.

         Bahkan jika hanya satu dari hal-hal ini dihilangkan, itu berarti menolak keselamatan dari Tuhan yang telah menyelamatkan kita dari semua dosa. Namun, saat ini, mayoritas orang percaya bersaksi dan percaya hanya pada Injil darah dan Roh.

         Namun, Rasul Yohanes mengatakan bahwa ada tiga hal yang memberi kesaksian: air dari baptisan Yesus, darah di Kayu Salib, dan Roh. Rasul Yohanes sangat tegas dalam kesaksiannya.

         Iman yang menebus seorang pendosa adalah iman kepada Roh, air, dan darah. Di manakah iman yang memungkinkan manusia mengalahkan dunia? Ada di sini. Yaitu percaya kepada Yesus yang datang melalui air, darah, dan Roh. Percayalah akan hal ini dan terimalah keselamatan serta hidup yang kekal.
 

Apakah keselamatan dari TUHAN sempurna tanpa Baptisan Yesus?

Tentu tidak

 
         Dulu, sebelum saya dilahirkan kembali, saya juga adalah seorang Kristen yang hanya percaya pada darah di Kayu Salib dan pada Roh. Saya percaya bahwa Dia turun sebagai Roh dan mati untuk saya di Kayu Salib dan menyelamatkan saya dari semua dosa. Saya hanya percaya pada dua hal ini dan cukup lancang untuk ingin memberitakannya kepada semua orang.

         Saya telah merencanakan untuk belajar teologi agar menjadi seorang misionaris, supaya saya dapat bekerja dan mati bagi orang-orang seperti yang telah Yesus lakukan. Saya telah merencanakan segala macam hal besar.

         Namun, selama saya hanya percaya pada dua hal tersebut, selalu ada dosa yang tersisa di dalam hati saya. Akibatnya, saya tidak dapat mengalahkan dunia. Saya tidak bisa bebas dari dosa. Ketika saya hanya percaya pada darah dan Roh, saya masih memiliki dosa di dalam hati saya.

         Alasan mengapa saya masih memiliki dosa di dalam hati meskipun saya percaya kepada Yesus adalah karena saya tidak mengetahui tentang air, yaitu Baptisan Yesus. Pembebasan saya belum lengkap sampai saya ditebus melalui iman pada air baptisan, darah, dan Roh.

         Alasan mengapa saya tidak dapat mengalahkan dosa-dosa daging adalah karena saya tidak mengetahui makna dari baptisan Yesus. Bahkan sekarang pun, banyak orang percaya kepada Yesus tetapi masih melakukan dosa-dosa daging. Mereka masih memiliki dosa di dalam hati mereka dan mencoba segala cara untuk membangkitkan kembali kasih mula-mula mereka kepada Yesus.

         Mereka tidak dapat menghidupkan kembali semangat antusiasme awal mereka karena mereka belum pernah benar-benar dibasuh sepenuhnya dari dosa mereka dengan air. Karena mereka tidak menyadari bahwa semua dosa mereka telah dipindahkan kepada Yesus ketika Dia dibaptis, mereka tidak dapat memulihkan iman mereka lagi setelah jatuh.

         Saya ingin menjelaskan hal ini dengan jelas kepada kalian semua. Kita dapat hidup dalam iman dan mengalahkan dunia ketika kita percaya kepada Yesus. Betapapun kurangnya kita, betapapun banyaknya kita berdosa di dunia ini, selama kita percaya kepada Yesus sebagai Juruselamat kita yang telah membebaskan kita sepenuhnya dari dosa melalui baptisan-Nya, kita dapat berdiri sebagai pemenang.

         Namun, jika kita percaya kepada Yesus tanpa air baptisan, kita tidak dapat ditebus sepenuhnya. Rasul Yohanes memberitahu kita bahwa iman yang mengalahkan dunia adalah iman kepada Yesus Kristus yang datang melalui air baptisan, darah, dan Roh.

         Yahweh mengutus Anak-Nya yang tunggal kepada kita untuk menebus mereka yang percaya pada Baptisan dan darah-Nya. Yesus mengambil semua dosa kita dengan baptisan-Nya. Yesus, Anak tunggal Yahweh, datang kepada kita di dalam Roh (dalam daging seorang manusia). Dan Ia menumpahkan darah-Nya di atas Salib untuk membayar upah dosa. Dengan demikian Yesus membebaskan semua manusia dari dosa.

         Iman yang membawa kita untuk mengalahkan dunia datang dari percaya pada kebenaran bahwa Yesus datang kepada kita melalui air, darah, dan Roh, dan telah membebaskan kita sepenuhnya dari segala dosa.

         Jika tidak ada air baptisan dan darah di Kayu Salib, maka tidak akan ada keselamatan sejati. Tanpa yang satu atau yang lainnya, kita tidak dapat memiliki keselamatan sejati. Keselamatan sejati tidak dapat dicapai tanpa air, darah, dan Roh. Karena itu, kita harus percaya pada air, darah, dan Roh. Ketahuilah ini dan kamu akan memiliki iman yang sejati.
 
 

Aku Katakan Kepadamu Bahwa Itu Bukanlah Keselamatan yang Sejati tanpa Kesaksian Air, Darah, dan Roh

 

Apakah tiga elemen penting yang memberi kesaksian tentang keselamatan?

Air, darah, dan Roh

 
         Seseorang dapat memikirkan pertanyaan di atas seperti ini: "Yesus adalah Juruselamatku. Aku percaya pada darah di Salib dan aku ingin mati sebagai martir. Aku percaya kepada Yesus meskipun aku masih memiliki dosa di dalam hatiku. Aku telah bertobat dengan sungguh-sungguh dan bekerja keras untuk bertindak dengan cara yang baik, adil, dan penuh amal setiap hari. Aku telah memberikan hidupku dan semua harta milikku di dunia ini untuk Engkau. Aku bahkan tidak menikah. Bagaimana mungkin Tuhan tidak mengenalku? Yesus mati bagiku di atas Salib. Tuhan yang Kudus kita turun sebagai manusia dan mati bagi kita di atas Salib. Aku percaya kepada-Mu, berkorban untuk-Mu, dan melakukan pekerjaanku dengan setia bagi-Mu. Meskipun aku mungkin tidak layak dan masih memiliki beberapa dosa di dalam hatiku, apakah Yesus akan mengutus aku ke neraka karena itu? Tidak, Dia tidak akan melakukannya."

         Ada begitu banyak orang seperti ini. Mereka adalah orang-orang yang tidak percaya bahwa Yesus telah dibaptis untuk menanggung semua dosa dunia. Ketika orang-orang yang percaya kepada Yesus ini masih memiliki dosa, ke manakah mereka pergi? Mereka pergi ke neraka. Mereka adalah orang-orang berdosa!

         Mereka, yang berpikir sesuka hatinya dan mengira bahwa Tuhan harus berpikir dengan cara yang sama, akan pergi ke neraka. Lebih jauh lagi, ada yang berkata bahwa karena Yesus telah menanggung semua dosa ketika Ia mati di atas Salib, maka tidak ada dosa di dunia. Namun, ini hanya berbicara tentang darah dan Roh. Ini bukanlah iman yang membawa orang kepada penebusan yang sempurna.

         Kita harus percaya bahwa Yesus telah menanggung dosa-dosa kita dengan baptisan-Nya, dihakimi, dan mati di atas Salib bagi kita, serta bahwa Ia dibangkitkan tiga hari setelah kematian-Nya.

         Tanpa iman seperti itu, penebusan yang sempurna tidak akan mungkin terjadi. Yesus Kristus dibaptis, mati di Kayu Salib, dan dibangkitkan. Yesus Kristus datang kepada kita melalui air, darah, dan Roh. Dia mengambil semua dosa dunia.

         Ada tiga unsur penting yang memberi kesaksian: Roh, air, dan darah.

         Pertama, Roh Kudus memberi kesaksian bahwa Yesus adalah TUHAN dan bahwa Dia turun dalam daging seorang manusia.

         Unsur kedua adalah kesaksian dari 'air'. Air adalah baptisan Yesus di Sungai Yordan oleh Yohanes Pembaptis, melalui mana dosa-dosa kita dipindahkan kepada Yesus. Semua dosa kita dipindahkan kepada Yesus ketika Dia dibaptis (Matius 3:15).

         Kesaksian ketiga adalah 'darah' yang melambangkan hidup baru dan Yesus menerima tanggung jawab atas penghakiman untuk dosa-dosa kita menggantikan kita. Yesus mati untuk kita dan menerima penghakiman dari Bapa-Nya bagi kita dan dibangkitkan setelah 3 hari.

         Yahweh Bapa mengutus Roh ke dalam hati orang-orang yang percaya pada baptisan dan darah Anak-Nya untuk memberi kesaksian tentang penebusan kita.

         Mereka yang dilahirkan kembali memiliki Firman yang dengan itu mereka mengalahkan dunia. Orang-orang yang telah ditebus akan mengalahkan Iblis, kebohongan nabi-nabi palsu, dan rintangan atau tekanan yang menyerang mereka tanpa henti. Alasan kita memiliki kuasa ini adalah karena kita memiliki tiga hal di dalam hati kita: air Yesus, darah-Nya, dan Roh.
 

Bagaimana kita mengalahkan dunia dan Setan?

Dengan percaya kepada tiga kesaksian

 
         Kita mengalahkan Setan dan dunia karena kita percaya kepada Roh, air, dan darah. Mereka yang percaya kepada baptisan dan darah Yesus mampu mengalahkan segala macam nabi palsu. Iman kita, dengan kuasa untuk mengalahkan ini, terletak pada air, darah, dan Roh. Apakah engkau percaya akan hal ini?

         Engkau tidak dapat dilahirkan kembali maupun mengalahkan dunia jika engkau tidak memiliki iman dalam penebusan melalui baptisan Yesus, darah-Nya, dan iman bahwa Yesus adalah Anak Yahweh dan Juruselamat kita. Apakah ini ada di dalam hatimu?

         Apakah engkau memiliki Roh dan air di dalam hatimu? Apakah engkau percaya bahwa semua dosamu telah dipindahkan kepada Yesus? Apakah engkau memiliki darah salib di dalam hatimu?

         Engkau akan mengalahkan dunia jika engkau memiliki baptisan, air Yesus di dalam hatimu, dan jika engkau percaya bahwa Yesus mati di kayu Salib untukmu dan bahwa Ia menerima penghakiman bagimu.

         Rasul Yohanes mengalahkan dunia karena ia memiliki ketiga unsur penting ini di dalam hatinya. Ia juga berbicara tentang penebusan kepada semua saudara-saudara dalam iman yang sedang menanggung rintangan dan ancaman dalam pekerjaan mereka. Ia bersaksi, "Beginilah juga kamu dapat mengalahkan dunia. Yesus datang melalui Roh, air, dan darah. Sama seperti Ia mengalahkan dunia, mereka yang percaya kepada Roh, air, dan darah juga akan mengalahkan dunia. Inilah satu-satunya cara bagi orang beriman untuk mengalahkan dunia."

         Dalam 1 Yohanes 5:8 dikatakan, "Sebab ada tiga yang memberi kesaksian di bumi: Roh, air, dan darah; dan ketiganya adalah satu." Masih banyak orang berbicara tentang darah dan Roh, tetapi mereka menghilangkan air dari baptisan Yesus. Jika mereka menyingkirkan 'air,' mereka masih tertipu oleh Setan. Mereka harus keluar dari balik tipu daya diri mereka sendiri dan bertobat; mereka harus percaya pada 'air' dari baptisan Yesus, untuk dilahirkan kembali.

         Tidak seorang pun dapat mengalahkan dunia tanpa percaya pada air dan darah. Aku berkata kepadamu sekali lagi, tidak seorang pun! Kita harus berjuang dengan menggunakan air dan darah Yesus sebagai senjata kita. Firman-Nya adalah pedang Roh, terang itu.

         Masih terlalu banyak orang yang tidak percaya pada Baptisan Yesus yang telah membasuh semua dosa mereka. Masih terlalu banyak orang yang hanya percaya pada dua hal saja. Ketika Yesus berkata kepada mereka, 'Bangkitlah, dan bersinarlah,' mereka tidak bisa bersinar. Mereka masih memiliki dosa di dalam hati mereka. Meskipun mereka percaya kepada Yesus, mereka tetap berakhir di neraka.
 
 

Injil tentang Baptisan dan Darah Yesus Harus Disaksikan dengan Pasti Agar Orang Dapat Mendengar, Percaya, dan Diselamatkan

 

Apakah iman kepada Baptisan-Nya hanyalah semacam dogma?

Tidak, itu bukan dogma. Itu adalah kebenaran.

 
         Ketika kita bersaksi tentang Injil, itu haruslah pasti. Yesus datang oleh Roh, oleh Baptisan (yang menghapus dosa kita), dan oleh darah (yang membayar dosa kita). Kita harus percaya kepada ketiga hal ini.

         Jika tidak, kita tidak memberitakan Injil, melainkan agama biasa. Orang Kristen di dunia ini menyebut Kekristenan sebagai agama. Kekristenan tidak bisa didefinisikan sebagai agama. Itu adalah iman akan penebusan yang dibangun di atas kebenaran, iman yang memandang kepada Tuhan. Itu bukan agama.

         Agama adalah sesuatu yang diciptakan oleh manusia, sedangkan iman adalah memandang kepada keselamatan yang TUHAN berikan kepada kita. Itulah perbedaannya. Jika kamu mengabaikan kebenaran ini, kamu memperlakukan Kekristenan hanya sebagai agama lain dan memberitakan melalui moral dan etika.

         Yesus Kristus tidak datang untuk mendirikan agama di dunia ini. Dia tidak pernah mendirikan agama yang disebut Kekristenan. Mengapa kamu percaya bahwa itu adalah agama? Jika semuanya sama saja, mengapa tidak percaya pada agama Buddha saja? Apakah kamu pikir aku salah dengan mengatakan ini?

         Beberapa orang percaya kepada Yesus sebagai sebuah agama dan akhirnya berkata, "Apa bedanya? Surga, Nirwana, Firdaus... Semuanya adalah hal yang sama, hanya namanya yang berbeda. Kita semua akan berakhir di tempat yang sama juga."

         Saudara-saudari seiman, kita harus menghadapi kebenaran. Dan kita harus 'bangkit dan bersinar.' Kita harus bisa menyatakan kebenaran tanpa ragu.

         Ketika seseorang berkata, "Tidak mungkin itu satu-satunya jalan," kamu harus berkata dengan nada yang pasti, "Tidak! Itulah satu-satunya jalan: Kamu hanya bisa masuk surga jika kamu percaya kepada Yesus Kristus yang datang melalui air, darah, dan Roh." Kamu harus bersinar begitu terang sehingga jiwa-jiwa lain dapat mendengar firman penebusan, dilahirkan kembali, dan masuk surga.
 
 

Miliki Iman yang Benar: Para Pencinta Yesus yang Tak Terbalas, yang Tidak Mengenal Penebusan melalui Baptisan Yesus dan Darah-Nya Akan Binasa

 

Siapa yang akan binasa meskipun ia percaya kepada Yesus?

Mereka yang tidak percaya pada Baptisan Yesus.

 
         Hanya sekedar mengaku percaya kepada Yesus secara sembarangan adalah cinta tak terbalas kepada Yesus dan sama saja dengan memperlakukan kebenaran sebagai agama belaka.

         Sebuah kapal yang menyeberangi Samudra Pasifik tenggelam dan beberapa orang yang selamat terombang-ambing di atas rakit karet. Mereka mengirim sinyal SOS, tetapi laut yang ganas menghalangi kapal-kapal lain untuk datang menolong mereka. Lalu datanglah sebuah helikopter dan melemparkan tali.

         Jika salah satu dari mereka hanya memegang tali itu dengan tangannya, alih-alih mengikatkan tali itu ke tubuhnya, maka ia seperti seorang yang jatuh cinta tak terbalas kepada Yesus, percaya kepada Tuhan menurut kehendaknya sendiri. Dia belum selamat, tetapi ia berkata, "Aku percaya. Selamatkan aku. Aku percaya, jadi kurasa aku akan diselamatkan."

         Orang yang tidak mengerti kebenaran baptisan Yesus dan darah-Nya percaya bahwa ia akan diselamatkan hanya karena ia sedang berpegang pada tali itu.

         Tetapi ketika ia ditarik ke atas, tangannya akan kehilangan pegangan pada tali itu. Ia hanya berpegang dengan kekuatannya sendiri. Ketika kekuatan itu habis, ia akan kehilangan pegangan dan jatuh kembali ke lautan.

         Beginilah rupa cinta yang tak terbalas kepada Yesus. Banyak orang mungkin berkata bahwa mereka percaya kepada TUHAN dan Yesus; bahwa mereka percaya kepada Yesus yang datang oleh Roh, tetapi ini hanyalah sebagian dari kebenaran yang utuh. Mereka tidak sungguh-sungguh percaya maupun tinggal dalam Injil yang sempurna, sehingga mereka memaksa diri untuk terus mengatakan bahwa mereka percaya.

         Percaya dan mencoba untuk percaya adalah dua hal yang berbeda. Mereka berkata bahwa mereka akan mengikuti Yesus sampai akhir, tetapi mereka akan dibuang pada hari terakhir karena dosa yang masih tinggal di dalam hati mereka. Mereka mencintai Yesus tanpa mengetahui bahwa Yesus datang melalui baptisan-Nya, darah-Nya, dan Roh. Jika mereka mencintai Yesus hanya karena darah-Nya, mereka akan masuk neraka.

         Ikatkan jiwamu kepada air Baptisan, dan firman tentang darah di kayu Salib. Ketika Yesus melemparkan tali keselamatan, mereka yang mengikat diri mereka dengan air, darah, dan Roh akan diselamatkan.

         Penyelamat dari helikopter itu berteriak melalui pengeras suara, "Tolong dengarkan aku baik-baik. Ketika aku melemparkan tali, ikatkanlah tali itu di sekeliling dadamu, di bawah lenganmu. Lalu tetaplah seperti itu. Jangan berpegangan pada tali dengan tanganmu. Cukup ikatkan di dadamu dan santai saja. Maka kamu akan diselamatkan."

         Setelah ia memberikan petunjuk itu, orang yang mengikuti petunjuk dan mengikat dirinya dengan tali itu diselamatkan. Tetapi orang yang lain berkata, "Jangan khawatir. Aku sangat kuat. Aku sudah berlatih di klub kebugaran. Kamu bisa lihat ototku? Aku bisa bertahan bergelantungan sejauh bermil-mil." Lalu ia berpegangan pada tali itu dengan tangannya ketika tali itu ditarik ke atas.

         Kedua orang itu sama-sama ditarik ke atas pada awalnya. Tetapi ada perbedaan. Orang yang mendengarkan petunjuk dan mengikat tali di tubuhnya ditarik ke atas tanpa masalah. Ia bahkan pingsan di tengah jalan tetapi tetap saja ditarik ke atas.

         Orang yang sombong akan kekuatannya sendiri akhirnya kehilangan genggaman karena kekuatannya habis. Dan ia mati karena menolak untuk mendengarkan dan mengabaikan petunjuk.

         Untuk memperoleh penebusan yang sempurna, seseorang harus percaya pada penebusan dari air baptisan-Nya dan darah yang menyelamatkan semua jiwa dari dosa. Keselamatan tersedia bagi mereka yang percaya sepenuh hati pada Firman: "Aku telah menyelamatkanmu sepenuhnya dengan baptisan-Ku oleh Yohanes Pembaptis dan dengan menumpahkan darah-Ku sampai mati di kayu Salib."

         Mereka yang hanya percaya pada darah berkata, "Jangan khawatir, aku percaya. Aku akan bersyukur sampai akhir hidupku untuk darah Yesus. Aku akan mengikuti Yesus sampai akhir dan keyakinanku hanya pada darah sudah lebih dari cukup untuk mengalahkan dunia dan semua dosa selama sisa hidupku."

         Namun, ini tidak cukup. Orang-orang yang TUHAN saksikan sebagai umat-Nya adalah mereka yang percaya pada ketiga hal ini: bahwa Yesus datang oleh Roh dan dibaptis (Yesus mengambil semua dosa dengan baptisan-Nya di Sungai Yordan), bahwa Ia mati di kayu Salib untuk membayar upah semua dosa, dan bahwa Ia bangkit dari kematian.

         Roh hanya datang kepada mereka yang percaya pada ketiganya dan menjadi saksi bagi mereka. "Ya, Aku adalah Juruselamatmu. Aku telah menyelamatkanmu dengan air dan darah. Akulah Tuhanmu."

         Tetapi kepada mereka yang tidak percaya pada ketiganya, Tuhan tidak memberikan keselamatan. Bahkan jika hanya satu yang diabaikan, Tuhan Yesus Kristus berkata, "Tidak, kamu tidak diselamatkan." Semua murid-Nya percaya pada ketiganya. Yesus berkata bahwa Baptisan-Nya adalah kesaksian untuk keselamatan, dan bahwa darah-Nya adalah penghakiman.
 
 

Rasul Paulus dan Petrus Juga Memberi Kesaksian Baik tentang Baptisan maupun Darah Yesus

 

Apa yang para murid Yesus berikan kesaksiannya?

Baptisan Yesus dan Darah-Nya.

 
         Apakah Rasul Paulus berbicara tentang baptisan Yesus? Mari kita lihat berapa kali ia berbicara tentang baptisan Yesus. Ia berkata dalam Roma 6:3, "Atau tidak tahukah kamu bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus Yesus, telah dibaptis dalam kematian-Nya?" Dan dalam 6:5, "Sebab jika kita telah menjadi satu dengan apa yang sama seperti kematian-Nya, kita juga akan menjadi satu dengan apa yang sama seperti kebangkitan-Nya."

         Ia juga berkata dalam Galatia 3:27, "Karena kamu semua, yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus." Para Rasul Yesus memberi kesaksian tentang 'air,' yaitu baptisan Yesus. "Ada juga kiasan yang menyelamatkan kita sekarang ini, yaitu baptisan" (1 Petrus 3:21).
 
 

Keselamatan Penebusan dari Tuhan Datang melalui Air dan Darah Yesus

 

Siapakah yang TUHAN sebut benar?

Mereka yang tidak mempunyai dosa di dalam hati mereka.

 
         Penebusan yang telah Yesus anugerahkan kepada manusia adalah melalui air dari Baptisan Yesus dan darah-Nya di kayu Salib. Dengan penebusan itu kita harus bangkit dan bercahaya. Bagaimana caranya? Dengan bersaksi tentang tiga hal ini.

         "Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu" (Yesaya 60:1). Tuhan telah menyinarkan terang-Nya kepada kita dan berkata supaya kita juga bercahaya. Kita harus menaati perintah itu.

         Kita harus memberitakan Injil dengan segenap kekuatan. Namun, begitu banyak orang tidak mau mendengar. Percayalah kepada Yesus dan kamu akan ditebus. Kamu akan menjadi benar. Jika masih ada dosa di hatimu, kamu belum benar. Kamu belum mengalahkan dosa-dosa dunia.

         Engkau tidak akan pernah dapat menyingkirkan dosa di dalam hatimu jika engkau tidak percaya kepada air Yesus (Baptisan Yesus). Engkau tidak akan pernah luput dari penghakiman jika engkau tidak percaya pada darah Yesus. Engkau tidak akan pernah diselamatkan jika engkau tidak percaya pada Yesus Kristus yang datang melalui Roh. Engkau tidak akan pernah menjadi benar sepenuhnya kecuali engkau percaya pada tiga kesaksian itu.

         Kebenaran yang tidak lengkap hanya akan berujung pada "yang disebut kebenaran" Jika seseorang berkata bahwa ia masih mempunyai dosa tetapi menganggap dirinya sebagai orang benar, ia belum berada di dalam Yesus. Ada orang-orang pada masa kini yang mencoba menggantungkan penebusan pada "yang disebut kebenaran" Mereka telah menulis banyak sekali artikel yang tidak berguna tentang hal itu.

         Apakah TUHAN menyebut manusia tidak berdosa ketika masih ada dosa di dalam hatinya? Ia tidak melakukan itu. Ia menyebut sesuatu sebagaimana adanya. Ia Mahakuasa tetapi Ia tidak pernah bisa berbohong. Manusia tidak memahami arti sejati dari kebenaran. Kita hanya menyebut sesuatu "bersih" ketika itu memang bersih. Kita tidak akan mengatakan "bersih" ketika masih ada dosa.

         Engkau mungkin berpikir bahwa engkau disebut benar oleh Yesus meskipun masih ada dosa di dalam hatimu. Itu tidak benar.

         Yesus hanya menyatakan kita benar ketika kita percaya kepada Yesus sebagai Dia yang datang melalui Roh, Dia yang datang melalui air (bahwa Ia menanggung semua dosa kita ketika Ia dibaptis), dan Dia yang datang melalui darah (Ia datang dalam daging dan mati bagi kita).

         Saudara-saudara seiman, "yang disebut kebenaran" tidak ada hubungannya dengan Injil air dan darah. "Yang disebut" atau "disebut benar" hanyalah sebuah dogma yang lahir dari manusia. Apakah Tuhan menyebut engkau benar ketika engkau masih memiliki dosa di hatimu? Tuhan tidak menyebut seseorang benar ketika ia memiliki dosa di dalam hatinya, meskipun ia dengan penuh semangat percaya kepada Yesus. Yesus tidak pernah berbohong.

         Namun, apakah kamu masih berpikir Dia menyebut seseorang benar ketika ada dosa di dalam hatinya? Itu adalah pemikiran manusia, bukan pemikiran TUHAN. TUHAN membenci kebohongan. Akankah Dia menyebutmu benar ketika kamu hanya percaya pada 'Roh' dan 'darah'? Tidak pernah.

         Hanya ada satu jenis orang yang diakui oleh TUHAN sebagai orang benar. Yaitu orang yang tidak memiliki dosa di dalam hatinya. Ia hanya mengakui mereka yang percaya pada ketiga hal ini: bahwa Yesus, yang adalah TUHAN, turun ke dunia dalam daging, bahwa Ia dibaptis di Sungai Yordan, dan bahwa Ia menumpahkan darah-Nya di atas Kayu Salib untuk menghapus semua dosa kita.

         Hanya mereka yang percaya pada kabar baik penebusan yang diakui oleh TUHAN. Mereka adalah orang-orang yang percaya dengan benar. Mereka sepenuhnya percaya pada semua hal yang telah Ia lakukan bagi kita. Mereka percaya bahwa Yesus datang dan dibaptis untuk mengambil semua dosa mereka dan bahwa Ia menerima penghukuman sebagai ganti kita dengan mati di atas Kayu Salib, dan bahwa Ia bangkit dari kematian.

         Semua hal ini dilakukan karena kasih TUHAN. Yesus turun dari surga dan berkata, "Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu" (Matius 11:28). Ia melakukan ini dengan mengambil dosa-dosa kita.

         TUHAN tidak mengakui mereka yang hanya percaya pada darah Yesus. Mereka yang hanya percaya pada darah Yesus masih memiliki dosa di dalam hati mereka.

         Siapa yang diakui Yesus sebagai orang yang ditebus? "Aku mengambil semua dosamu ketika Aku turun ke dunia ini dan dibaptis oleh Yohanes Pembaptis. Aku bersaksi bahwa semua dosa dunia telah dipindahkan kepada-Ku. Aku membayar dosa-dosa itu di atas Kayu Salib. Dengan demikian Aku telah menyelamatkanmu." Percaya pada baptisan Yesus, darah-Nya, dan fakta bahwa Ia adalah TUHAN—semua itu diperlukan untuk keselamatan.

         Kepada mereka yang percaya pada ketiganya, Yesus berkata, "Ya, engkau diselamatkan. Engkau benar dan anak-anak TUHAN." Engkau diselamatkan jika engkau percaya pada baptisan Yesus, darah-Nya, dan Roh secara bersama-sama. Mereka yang hanya percaya pada darah dan Roh masih memiliki dosa di dalam hati mereka.

         Di dalam Kerajaan TUHAN, hanya ada satu kebenaran. Di sana ada keadilan, kejujuran, kasih, dan kebaikan. Tidak ada setitik pun kebohongan. Dusta dan tipu daya tidak ada di surga.
 

Siapakah orang yang 'melakukan kedurhakaan?'

Orang yang tidak percaya pada Baptisan Yesus.

 
         "Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu?" (Matius 7:22)

         Tuhan tidak pernah mengakui pekerjaan manusia itu. "Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari hadapan-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!" (Matius 7:23)

         "Aku mempersembahkan dua rumah untuk-Mu. Aku menyerahkan hidupku untuk-Mu. Bukankah Engkau melihat aku? Aku tidak pernah menyangkal Engkau sampai hembusan nafasku yang terakhir. Bukankah Engkau melihat aku?"

         "Jadi, apakah engkau memiliki dosa di dalam hatimu?"

         "Ya, Tuhan. Sedikit."

         "Kalau begitu, enyahlah. Tidak ada orang berdosa yang diizinkan masuk ke sini."

         "Tetapi aku mati sebagai martir!"

         "Apa maksudmu 'mati sebagai martir'? Engkau hanya mati karena keras kepalamu. Apakah engkau mengakui baptisan-Ku dan darah-Ku? Apakah Aku pernah bersaksi bahwa engkau adalah umat-Ku? Apakah Aku bersaksi dalam hatimu bahwa engkau adalah umat-Ku? Engkau tidak percaya pada baptisan-Ku dan Aku tidak pernah bersaksi bahwa engkau adalah umat-Ku, namun engkau tetap bertahan pada kepercayaanmu dan mati karenanya. Kapan Aku pernah bersaksi untukmu? Itu semua ulahmu sendiri. Engkau mencintai dan berusaha sendiri untuk penebusanmu sendiri. Apakah engkau mengerti? Sekarang, pergilah."

         Yesus telah berkata kepada kita untuk bangkit dan bersinar. Orang-orang yang ditebus menjadi ciut di hadapan banyak orang Kristen palsu dan nabi-nabi palsu, dan gagal bersinar dengan terang! Tetapi nyala api kecil dapat menyalakan api besar. Jika satu orang berdiri dengan berani dan bersaksi, seluruh dunia akan menjadi terang.

         Dalam Yesaya 60:1-2 tertulis: "Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan Yahweh terbit atasmu. Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi Yahweh terbit atasmu, dan kemuliaan-Nya menjadi nyata atasmu."

         Ayat ini memerintahkan kita untuk bangkit dan bersinar karena kegelapan dari ketidakbenaran dan Injil palsu akan menutupi bumi. Hanya mereka yang percaya kepada Yesus yang dapat mengasihi-Nya. Mereka yang belum ditebus tidak akan pernah dapat mengasihi Yesus. Bagaimana mungkin? Mereka hanya berbicara tentang kasih, tetapi tidak akan pernah benar-benar mengasihi-Nya kecuali mereka percaya.
 
 

Ada Tiga Hal yang Menjadi Saksi bagi Keselamatan Orang Berdosa

 

Apakah kesaksian keselamatan di dalam hati kita?

Baptisan Yesus.

 
         "Sebab ada tiga yang memberi kesaksian di bumi: Roh, dan air, dan darah; dan ketiganya adalah satu." Yesus datang ke bumi dan Ia melakukan pekerjaan-Nya dengan air dan darah. Ia melakukan ini dan menyelamatkan kita.

         "Jika kita menerima kesaksian manusia, kesaksian Yahweh lebih besar; sebab itulah kesaksian Yahweh yang telah diberikan-Nya tentang Anak-Nya. Barangsiapa percaya kepada Anak Yahweh, ia mempunyai kesaksian itu di dalam dirinya; barangsiapa tidak percaya kepada Yahweh, ia membuat Dia menjadi pendusta, karena ia tidak percaya kepada kesaksian yang diberikan Yahweh tentang Anak-Nya. Dan inilah kesaksian itu: Yahweh telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita, dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. Barangsiapa memiliki Anak itu, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak Yahweh, ia tidak memiliki hidup." (1 Yohanes 5:9-12).

         Orang yang dilahirkan kembali menerima kesaksian dari manusia. Kita diakui sebagai orang benar. Ketika orang-orang yang telah dilahirkan kembali, yang adalah orang-orang yang ditebus, berbicara tentang kebenaran penebusan, orang lain tidak dapat membantahnya. Mereka menerimanya. Mereka berkata bahwa kita percaya dengan benar, bahwa iman kita benar. Jika kita memberitahu mereka bagaimana kita dilahirkan kembali, tidak seorang pun yang membantah kebenarannya. Mereka berkata bahwa kita benar. Kita menerima kesaksian dari manusia.

         Tetapi bagian ini juga mengatakan, "Kesaksian Yahweh lebih besar; sebab inilah kesaksian Yahweh." Dikatakan bahwa kesaksian Yahweh adalah tentang Anak-Nya. Benar? Apakah kesaksian Anak-Nya itu? Bukti bahwa Yahweh telah menyelamatkan kita adalah bahwa Yesus datang oleh Roh, Ia datang oleh air penebusan, dan Ia datang oleh darah di Kayu Salib. Dan Yahweh memberi kesaksian bahwa inilah cara Ia menyelamatkan kita, dan bahwa kita adalah umat-Nya karena kita percaya akan hal itu.

         "Barangsiapa percaya kepada Anak Yahweh, ia mempunyai kesaksian itu di dalam dirinya; barangsiapa tidak percaya kepada Yahweh, ia membuat Dia menjadi pendusta, karena ia tidak percaya kepada kesaksian yang diberikan Yahweh tentang Anak-Nya."

         Bagian ini memberitahu kita dengan tepat siapa orang-orang yang diselamatkan. Dikatakan bahwa barangsiapa percaya kepada Anak Yahweh, ia memiliki kesaksian itu di dalam dirinya. Apakah engkau memiliki kesaksian itu di dalam hatimu? Kesaksian itu ada di dalam engkau dan ada di dalam aku. Yesus datang ke bumi untuk kita. (Ia datang dalam daging melalui tubuh Maria oleh Roh Kudus.) Ketika Ia berumur 30 tahun, Ia dibaptis untuk menanggung semua dosa kita. Dan dengan semua dosa kita, Ia dihakimi di Kayu Salib. Ia bangkit setelah tiga hari untuk memberikan kita hidup yang kekal. Yesus menyelamatkan kita dengan cara ini.

         Apa yang akan terjadi jika Ia tidak dibangkitkan? Bagaimana Ia dapat bersaksi bagi saya di dalam kubur? Itulah sebabnya Ia adalah Juruselamatku. Inilah yang kita percayai.

         Dan seperti yang Ia katakan, Ia telah menyelamatkan kita dengan baptisan-Nya dan darah-Nya. Dan karena kita percaya, engkau dan aku diselamatkan. Kesaksian itu ada di dalam aku dan ada di dalam engkau. Orang-orang yang ditebus tidak pernah mengabaikan 'air' dari baptisan-Nya. Kita tidak pernah menghilangkan hal-hal yang telah Ia lakukan untuk menyelamatkan kita.

         "Sebab demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kebenaran" (Matius 3:15). Kita tidak pernah menyangkal bahwa Yesus telah mengambil semua dosa kita di Yordan ketika Ia dibaptis oleh Yohanes Pembaptis. Orang-orang yang ditebus tidak akan pernah menyangkal 'air,' yaitu baptisan Yesus.
 
 

Mereka yang Percaya tetapi Tidak Ditebus Menyangkal sampai Akhir Baptisan Yesus

 

Siapa yang membuat TUHAN menjadi pendusta?

Orang yang tidak percaya pada baptisan Yesus.

 
         Betapa tepatnya perkataan Rasul Yohanes ketika ia berkata, "Barangsiapa tidak percaya kepada TUHAN, ia membuat Dia menjadi pendusta." Jika Rasul Yohanes hidup di sini dan sekarang, apa yang akan ia katakan kepada kita, orang-orang Kristen? Ia akan bertanya apakah "Yesus mengambil semua dosa kita ketika Ia dibaptis."

         Bukankah Yohanes Pembaptis juga akan bersaksi tentang Injil bahwa Yesus menebus kita dengan baptisan-Nya? "Bukankah dosamu telah dipindahkan ke atas kepala Yesus dan bukankah Ia memikul dosamu ketika Ia dibaptis olehku?" Ia akan bersaksi bahwa "Yesus dibaptis untuk menyelamatkanmu."

         Mereka yang tidak percaya kepada TUHAN, yang tidak percaya kepada semua yang telah Ia lakukan untuk menyelamatkan kita, membuat Dia menjadi pendusta. Ketika kita mengatakan bahwa Yesus mengambil semua dosa kita ketika Ia dibaptis, mereka berkata, "Oh, ya ampun! Ia tidak mungkin mengambil semua dosa kita! Ia hanya mengambil dosa asal, jadi semua dosa harian kita masih tetap ada."

         Mereka bersikeras bahwa mereka harus "bertobat setiap hari dan mengaku semua dosa masa kini agar dapat ditebus." Inilah yang mereka percayai. Apakah kalian semua juga mengatakan demikian? Orang-orang yang tidak percaya bahwa dosa-dosa kita telah dibasuh melalui baptisan Yesus sedang membuat TUHAN menjadi pendusta.
 
 

Yesus Menebus Kita Sekali untuk Selamanya Ketika Ia Dibaptis dan Menumpahkan Darah-Nya di Kayu Salib

 

Siapakah yang berbohong?

Orang yang tidak percaya pada baptisan Yesus

 
         Yesus dibaptis dan mengambil semua dosa sekali untuk selamanya. TUHAN menyelamatkan mereka yang percaya pada baptisan dan darah Yesus, tetapi meninggalkan mereka yang tidak percaya. Mereka pergi ke neraka. Oleh karena itu, apakah kita diselamatkan atau tidak bergantung pada apa yang kita percayai. Yesus telah melepaskan kita dari semua dosa dunia. Mereka yang percaya akan diselamatkan, dan mereka yang tidak percaya tidak akan diselamatkan karena mereka telah membuat TUHAN menjadi pendusta.

         Orang tidak pergi ke neraka karena kelemahan mereka, tetapi karena mereka tidak percaya. "Barangsiapa tidak percaya kepada TUHAN, ia membuat Dia menjadi pendusta" (1 Yohanes 5:10). Mereka yang tidak percaya bahwa semua dosa mereka telah dipindahkan kepada Yesus masih memiliki dosa di dalam hati mereka. Mereka tidak dapat mengatakan bahwa mereka tidak mempunyai dosa.

         Pernah saya bertemu dengan seorang diaken dan bertanya kepadanya, "Diaken, apakah dosaku akan hilang jika aku percaya kepada Yesus?"

         "Tentu saja akan hilang."

         "Kalau begitu, karena Yesus mengambil semua dosa dunia dan berkata bahwa semuanya telah selesai, engkau telah diselamatkan. Bukankah begitu?"

         "Ya, aku telah diselamatkan."

         "Kalau begitu, engkau pasti tanpa dosa."

         "Ya, benar."

         "Apa yang terjadi jika engkau berdosa lagi?"

         "Kita ini manusia. Bagaimana mungkin kita tidak berdosa lagi? Jadi kita harus bertobat dan membersihkan dosa kita setiap hari."

         Diaken ini masih memiliki dosa di dalam hatinya karena ia tidak mengetahui kebenaran penebusan yang lengkap.

         Orang seperti dia adalah orang-orang yang mengejek Tuhan dan membuat-Nya menjadi pendusta. Apakah Yesus, yang adalah Tuhan, gagal menyingkirkan semua dosa dunia? Ini sangat menyedihkan. Jika Yesus tidak menyingkirkan semua dosa, bagaimana mungkin Ia menjadi Tuhan yang menyelamatkan? Bagaimana Ia dapat mengatakan kepada kita untuk percaya kepada-Nya? Apakah engkau akan membuat Dia menjadi pendusta? Saya sarankan engkau jangan melakukan itu!

         Alkitab mengatakan kepada kita untuk tidak mengejek-Nya. Ini berarti jangan membuat Dia menjadi pendusta dan jangan mencoba menipu Dia. Dia tidak seperti kita.

         Rasul Yohanes memberitahu kita secara tepat tentang Injil penebusan. Banyak orang tidak mau percaya pada hal-hal yang telah Tuhan lakukan untuk kita (fakta bahwa Yesus Kristus datang melalui air, darah, dan Roh).

         Jika ada orang-orang yang tidak percaya seperti yang telah diberitahukan, dan ada orang-orang yang percaya pada semua hal yang telah Tuhan lakukan untuk kita (mereka yang berkata di hadapan Tuhan, "Aku benar" dan yang lain berkata, "Aku orang berdosa"), siapakah yang mengatakan kebenaran?

         Mereka yang tidak percaya pada hal-hal yang telah Tuhan lakukan, kesaksian air, darah, dan Roh, adalah orang-orang yang berbohong. Mereka memiliki iman yang palsu. Mereka yang tidak percaya sedang membuat Tuhan menjadi pendusta.

         Jangan membuat Dia menjadi pendusta. Yesus datang ke Sungai Yordan dan dengan demikian (dengan dibaptis) menggenapkan seluruh kebenaran (mengambil dosa-dosa dunia).
 
 

Jiwa yang Tidak Benar Menyangkal Baptisan Yesus dan Kekudusan-Nya

 

Apa yang disangkal oleh Iblis dan setan?

Baptisan Yesus dan Kekudusan-Nya.

 
         Barangsiapa percaya kepada Anak-Nya, ia mempunyai kesaksian itu di dalam dirinya. Orang yang ditebus percaya bahwa dosa-dosa mereka telah dipindahkan kepada Yesus ketika Ia dibaptis, dan bahwa mereka telah diselamatkan melalui air dan darah Yesus. Mereka percaya bahwa Yesus lahir ke dunia ini melalui tubuh Maria; Ia dibaptis di Yordan sebelum Ia mati di Kayu Salib; Ia mati dan dibangkitkan.

         Orang benar memiliki kesaksian itu. Bukti keselamatan kita ada di dalam iman kita kepada Yesus, yang datang melalui air, darah, dan Roh. Kesaksian itu ada di dalam dirimu. 'Miliki kesaksian itu di dalam dirimu.' Aku berkata kepadamu: Itu bukanlah keselamatan jika tidak ada kesaksian; bukti keselamatan ada di dalam dirimu.

         Rasul Yohanes berkata, "Barangsiapa percaya kepada Anak Yahweh, ia mempunyai kesaksian itu di dalam dirinya" (1 Yohanes 5:10). Apakah memiliki kesaksian berarti hanya percaya pada darah di Kayu Salib? Percaya pada air tetapi tidak pada darah? Engkau harus percaya pada ketiganya untuk diakui oleh TUHAN.

         Hanya dengan begitu Yesus akan bersaksi bagimu bahwa 'engkau telah diselamatkan'. Apakah engkau berkata bahwa engkau akan memiliki kesaksian jika hanya percaya pada dua hal (darah dan Roh)? Itu berarti percaya kepada Tuhan dengan caramu sendiri. Itu berarti 'bersaksi untuk dirimu sendiri'.

         Ada begitu banyak orang seperti ini. Ada begitu banyak di dunia yang hanya percaya pada dua dari tiga hal. Mereka bersaksi bahwa mereka telah diselamatkan dan menulis buku tentang hal itu. Betapa fasihnya mereka! Itu sangat membuat frustrasi. Mereka merasa bahwa mereka bukan hanya 'orang Injili,' tetapi juga 'orang beragama.' Mereka tidak percaya kepada 'air' tetapi tetap membanggakan keselamatan! Mereka tidak percaya pada 'air' tetapi tetap membanggakan keselamatan! Betapa logisnya mereka terdengar! Tetapi mereka tidak memiliki kesaksian dari Tuhan. Itu hanya sebuah hipotesis.

         Bagaimana engkau bisa menyebutnya keselamatan? Hanya mereka yang percaya kepada Yesus, yang datang melalui Roh, air, dan darah, yang memiliki kesaksian dari TUHAN dan manusia.

         Rasul Paulus berkata, "Sebab Injil kami tidak datang kepadamu hanya dengan kata-kata, tetapi juga dengan kuasa, dan dengan Roh Kudus dan dengan kepastian yang besar" (1 Tesalonika 1:5). Satan bersukacita ketika orang hanya percaya pada darah Yesus. "Oh, kalian orang bodoh, kalian ditipu olehku... ha-ha!" Ada banyak orang yang percaya bahwa ketika orang memuji darah Yesus, Satan pergi. Mereka pikir Satan takut pada Salib. Setan hanya sedang berpura-pura. Kita tidak boleh tertipu olehnya.

         Ketika setan masuk ke dalam seseorang, dia mungkin menjadi gila dan keluar busa dari mulutnya. Itu bukanlah perbuatan yang sulit bagi iblis. Iblis memiliki kuasa untuk membuat manusia melakukan hampir apa saja. Iblis hanya perlu sedikit menggunakan otaknya. TUHAN memberi iblis segala macam kuasa kecuali kuasa untuk membunuh. Iblis dapat membuat seseorang gemetar seperti daun, berteriak, dan keluar busa dari mulutnya.

         Ketika hal ini terjadi, orang-orang percaya berteriak, "Pergi dalam nama Yesus! Pergi!" Dan ketika orang itu sadar kembali dan kembali ke keadaan normalnya, mereka berkata bahwa itu adalah darah Yesus yang memiliki kuasa. Tetapi ini bukanlah kuasa dari darah-Nya. Itu hanyalah iblis yang berpura-pura melakukan sebuah 'pertunjukan'.

         Satan dan iblis paling takut kepada mereka yang percaya kepada Yesus, yang telah membasuh kita bersih dengan baptisan-Nya, dan yang menanggung penghakiman bagi kita dengan darah-Nya, dan pada hari ketiga dibangkitkan. Satan tidak akan tinggal di sekitar seorang saksi dari baptisan Yesus dan keselamatan dari darah.

         Seperti yang kamu tahu, imam Katolik kadang-kadang mengusir Satan. Kita telah melihatnya di film. Dalam film 'The Omen,' seorang imam memegang salib kayu dan mengguncangnya tetapi imam itu mati. Orang yang telah dilahirkan kembali tidak akan dikalahkan seperti ini.

         Dia dengan berani berbicara tentang air dan darah Yesus. Ketika iblis mencoba menyiksanya, dia akan bertanya kepada iblis, "Apakah kamu tahu bahwa Yesus telah mengambil semua dosaku?" Iblis kemudian akan lari. Iblis benci berada di dekat 'orang yang dilahirkan kembali.' Jika 'seorang yang dilahirkan kembali' hanya duduk di situ, iblis akan mencoba untuk melarikan diri. Dikatakan bahwa mereka yang tidak percaya kepada Tuhan menjadikan-Nya seorang pendusta. Mereka tidak percaya pada kesaksian Anak-Nya, kesaksian tentang air dan darah.
 

Apakah kesaksian Anak Yahweh?

Pembaptisan-Nya, darah-Nya, dan Roh

 
         Apakah kesaksian Anak Yahweh? Itu adalah bahwa Ia datang oleh Roh dan mengambil dosa-dosa kita dengan air. Ia menanggung semua dosa dunia atas diri-Nya dan Ia meneteskan darah di atas Salib bagi kita. Bukankah itu penebusan dari air, darah, dan Roh?

         Orang-orang berkata bohong di hadapan TUHAN karena mereka tidak percaya pada Injil air dan darah, Injil penebusan. Kepercayaan mereka adalah palsu, dan mereka menyebarkan kepalsuan ini.

         Mari kita kembali ke 1 Yohanes 5. Ayat ke-11 berkata, "Dan inilah kesaksian itu: bahwa Yahweh telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita, dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya." Itu mengatakan kepada kita bahwa Yahweh telah memberi kita hidup yang kekal, dan hidup itu ada di dalam orang yang menerimanya. Juga, hidup ini ada di dalam Anak-Nya.

         Mereka yang menerima hidup yang kekal adalah mereka yang ditebus dengan percaya pada baptisan Yesus dan darah-Nya. Orang-orang yang ditebus menerima hidup yang kekal dan hidup selama-lamanya. Apakah kamu telah menerima hidup yang kekal?

         Dalam ayat ke-12, "Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak Yahweh, ia tidak memiliki hidup." Dengan kata lain, siapa yang percaya pada hal-hal yang dilakukan Anak di bumi: dibaptis-Nya, mati di Salib, dan kebangkitan-Nya, ia memiliki hidup yang kekal. Tetapi siapa yang mengabaikan bahkan salah satu dari hal-hal ini tidak akan memiliki hidup, juga tidak akan ditebus.

         Rasul Yohanes membedakan umat Yahweh berdasarkan iman mereka pada hal-hal yang dilakukan Yesus: air, darah, dan Roh. Hal-hal ini memberitahu kita apakah mereka memiliki Firman di dalam diri mereka. Ia mengidentifikasi orang-orang yang ditebus berdasarkan iman mereka pada air baptisan Yesus, darah-Nya, dan Roh.
 
 

Mereka yang Tidak Dilahirkan Kembali Tidak Dapat Membedakan antara Domba dan Kambing

 

Siapa yang dapat membedakan antara yang ditebus dan yang tidak ditebus?

Dia yang dilahirkan kembali.

 
         Rasul Yohanes dengan jelas mengidentifikasi orang-orang benar yang telah ditebus. Rasul Paulus juga demikian. Bagaimana hamba-hamba TUHAN membedakan antara domba dan kambing? Bagaimana mereka membedakan hamba-hamba sejati TUHAN dari para penyamar? Mereka yang ditebus dengan percaya pada air dan darah Yesus menerima kuasa untuk melihat.

         Apakah seseorang itu pendeta, penginjil, atau penatua, jika dia tidak dapat mengidentifikasi yang ditebus, jika dia tidak dapat membedakan antara domba dan kambing, dia sendiri belum dibebaskan, dan dia tidak memiliki hidup di dalam dirinya. Tetapi mereka yang benar-benar ditebus dapat melihat perbedaannya. Mereka yang tidak memiliki hidup di dalam diri mereka tidak dapat melihat perbedaan maupun mengakuinya.

         Itu seperti membedakan warna yang berbeda di dalam gelap. Hijau adalah hijau dan putih adalah putih. Jika kamu menutup matamu, kamu tidak dapat melihat maupun mengakui warna-warna.

         Tetapi mereka yang matanya terbuka dapat mengenali bahkan perbedaan warna yang paling kecil. Mereka dapat mengatakan mana yang hijau dan mana yang putih. Demikian juga, ada perbedaan yang jelas antara yang ditebus dan mereka yang tidak ditebus.

         Kita harus memberitakan Injil penebusan, Injil air, darah, dan Roh. Kita harus bangkit dan bercahaya. Ketika kita mengumpulkan orang-orang di sekitar kita untuk menyebarkan iman, kita tidak berbicara dengan kata-kata manusia. Di dalam Alkitab, 1 Yohanes 5 menjelaskan artinya. Kita harus menjelaskannya langkah demi langkah agar tidak ada kebingungan.

         Firman yang kita sebarkan, yaitu firman tentang air, darah, dan Roh Yesus, adalah terang penebusan. Membuat 'air' Yesus dikenal oleh orang-orang adalah bersinar dengan terang. Membuat 'darah' Yesus dikenal adalah bersinar dengan terang. Kita harus menjelaskannya dengan sangat jelas agar tidak ada seorang pun di bumi ini yang tidak mengetahuinya.

         Jika orang-orang yang ditebus tidak bangkit dan bercahaya, banyak orang akan mati tanpa penebusan, dan TUHAN tidak akan berkenan. Dia akan menyebut kita hamba-hamba yang malas. Kita memang harus menyebarkan Injil tentang air dan darah Yesus.

         Alasan mengapa aku mengulang-ulang diriku begitu banyak kali adalah karena baptisan Yesus sangat penting bagi keselamatan kita. Ketika kita berbicara kepada anak-anak, kita harus menjelaskan sesuatu berulang kali, melalui setiap poin supaya kita yakin mereka mengerti.

         Jika kita mencoba mengajar seorang buta huruf, kita mungkin akan mulai pertama-tama dengan alfabet. Lalu kita dapat secara bertahap mengajarinya bagaimana menulis kata-kata dengan alfabet ini. Ketika dia mampu menyusun kata-kata seperti 'hukuman,' kita akan mulai menjelaskan arti dari kata-kata ini. Tepat seperti inilah kita seharusnya berbicara kepada orang-orang tentang Yesus untuk memastikan bahwa mereka benar-benar mengerti.

         Kita harus dengan jelas menjelaskan baptisan Yesus. Dia datang ke dalam dunia ini oleh air, darah, dan Roh. Aku berdoa supaya engkau akan percaya kepada Yesus sebagai Juruselamatmu dan ditebus.

         Penebusan dari air dan Roh berasal dari iman dalam baptisan Yesus, darah di atas Salib, dan kepercayaan bahwa Yesus adalah TUHAN, Juruselamat kita.
 

📖 Khotbah ini juga tersedia dalam format ebook. Klik pada sampul buku di bawah ini.